Posts

Showing posts with the label Review Buku

Review Novel Sampar, Albert Camus

Image
Sampar merupakan sebuah novel karya Albert Camus, seorang penulis yang menerima hadiah nobel sastra pada tahun 1957. Novel ini bercerita tentang kota Oran, sebuah kota tanpa imajinasi yang tiba-tiba terkena penyakit epidemi, yang dari kata pengantar buku ini oleh N.H Dini merupakan sebuah gambaran saat Perancis dicengekeram Nazi. Sebenarnya saya sudah membacanya sekitar tahun 2016, namun tidak selesai karena banyak yang tidak saya mengerti. Baru tahun ini saya meniatkan menyelesaikannya. Dan masih saja banyak yang tidak saya mengerti. Seperti yang juga disinggung oleh N.H Dini bahwa membaca Camus itu butuh waktu untuk memahaminya. Tidak bisa sekadar singgah. Masalah setuju atau tidak itu urusan lain. Sila baca Memahami Gaya Albert Camus Melalui Novel Sampar Awal-awal mudah dipahami, dan gaya kepenulisan Albert Camus menurut saya ringan seperti seorang teman lama yang baru pulang menceritakan pengalaman menyedihkan. Cerita berfokus pada Dokter Rieux, dimana ketika membuka pi...

Review Buku Kafka On The Shore, Haruki Murakami

Image
Ini novel pertama karya Haruki Murakami yang saya baca. Sebenernya saya sempat membacanya dulu namun tak sanggup menyelesaikannya karena banyak hal-hal surealis yang membuat pusing dalam novel ini. Namun sekarang saya mencoba membacanya lagi, dan tentu saja bertahan hingga akhir. Butuh tiga atau empat hari bagi saya menyelesaikan novel setebal 600 halaman ini. Ceritanya fokus pada Kafka Tamura, dan Nakata yang mungkin secara simbolik ada yang menyebutkan bahwa mereka satu orang. Singkatnya dua sifat yang berbeda dalam satu tubuh. Namun benang merah cerita ini menurut saya tentang Kafka Tamura, seorang anak yang kabur dari rumah, mencuri uang ayahnya, mencoba bertahan di luar rumah, sebagai remaja berusia limabelas tahun yang paling tangguh di dunia. Ketika Kafka berumur 4 tahun, ia ditinggal oleh ibu dan kakaknya. Dan ayahnya yang seorang pematung memberikan ramalan bahwa kelak ia akan membunuh ayahnya, dan mengawini ibu dan kakaknya. Seperti mitos oidipus. Hal-ha...

(Review Buku) Dataran Tortilla, John Steinbeck

Image
Dataran Tortilla merupakan novel yang menceritakan tentang Danny, kawan-kawannya, tetangganya. Walaupun namanya dataran, tapi sebenarnya tempat itu tidak datar. Yang secara simbolik merupakan sindiran terhadap kehidupan para pecandu anggur yang datar, monoton. Sering bermalas-malasan, dan gengsi melakukan pekerjaan rendahan. Danny, seorang mantan tentara kini menghabiskan masa hidupnya setelah perang Amerika dan Jerman berakhir dengan liar. Pada awalnya ia tak memiliki rumah, dan sepanjang waktunya hanya terpikir tentang anggur. Ia suka membuat keonaran dengan mencuri, merusak jendela-jendela kaca, dan bercinta dengan tetangga. Segala upaya dilakukannya demi bisa meminum anggur, seperti mencuri daging babi, dan telur. Suatu ketika ia berniat memanggang daging babi dan meminum anggur sendirian di dalam hutan. Namun ia bertemu dengan Pilon, sahabatnya yang juga mantan tentara. Sepertinya mereka berdua juga tinggal di hutan, kadang di selokan, atau singkatnya mereka itu gelan...

Review Buku Lelaki Tua dan Laut, Ernest Hemingway

Image
Ini kali kedua saya membaca novel Lelaki Tua, dan Laut, karya Ernest Hemingway. Novel ini menjadi semacam buku motivasi secara tidak langsung. Pertama kali membacanya, kalimat yang mengena adalah singa-singa yang berjalan di sepanjang pantai Afrika. Sedangkan sekarang, saya terbayang tentang hiu-hiu yang melahap ikan yang ditangkapnya. Diawali dengan sosok lelaki tua yang memancing ikan sendirian di tengah laut, dan selama delapanpuluh empat hari tak mendapatkan seekor ikan. Namun si lelaki tua masih tetap melaut. Keyakinan bahwa suatu saat nanti ia akan mendapatkan seekor ikan begitu kuat. Alih-alih terpikir seekor ikan, yang terlintas dibenak saya tentang impian. Barangkali, ikan ini simbol dari impian si lelaki tua, atau angan-angan si lelaki tua. Tapi bukankah sebelumnya ikan yang besar itu hanyalah angan-angan saja. Hanya imajinasi. Semakin diperjelas ketika si anak lelaki yang pada awalnya ikut membantu si lelaki tua namun karena tak mendapatkan seekor ikanpun, ia ...

(Review Buku) Beauty & Sadness, Yasunari Kawabata

Image
Novel beauty & Sadness karya Yasunari Kawabata ini susah ditebak. Di awal-awal kita akan digiring ke masa lalu ketika Oki, seorang lelaki tua yang memerawani gadis di bawah umur bernama Otoko. Karena masih kecil dan tak tahu apa-apa ia kemudian jatuh cinta pada Oki. Ia kemudaian hamil, dan saat melahirkan anaknya meninggal karena prematur, menyebabkan dirinya gila, dan sampai masuk RSJ. Lama kelamaan, membahasa tentang sebuah novel yang ditulis Oki yang menceritakan tentang kisah pribadinya bersama Otoko. Agak membuat saya nyengir, karena saya menangkap bahwa cerita ini menyindir, atau menunjukan ironi seorang pengarang yang menuliskan kisah pribadinya yang tidak bermoral tentang memerawani gadis di bawah umur, saat memiliki istri dan anak. Dan istrinya yang sebagai juru ketik membacanya, dan tentu saja cemburu. Begitulah resiko menjadi istri seorang pengarang. Namun walaupun begitu, buku itu laris manis, penghasilan dari penjualan buku tersebut bahkan bisa menyekol...

(Review Buku) Rumah Perawan, karya Yasunari Kawabata

Image
Judul : Rumah Perawan Judul Asli : Nemureru Bijou Penulis : Yasunari Kawabata Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) Penerjemah : Asrul Sani Cetakan Pertama : Juli 2016 Tebal : 126 Sinopsis : Yasunari Kawabata menyingkapkan rahasia kaum pria tua yang suka membanggakan nafsu jamaniah sebagai pengenang kemanisan masa remaja. Melalui novel Rumah Perawan, Kawabata secara halus melambangkan asyik-masyuk kaum pria dengan kaum-kaum perawan itu sebagai cumbuan terhadap ajal yang menanti di ambang pintu sejarah hidup. Semula bercita-cita menjadi pelukis, Yasunari Kawabata memutuskan untuk menjadi pengarang. Setelah menamatkan studi Fakultas Sastra di Universitas Kekaisaran Tokyo, ia menjadi anggota redaksi majalah Bungei Shunju, kemudian memimpin majalah sastra Bungei Lidai. Sejak itu mulailah ia menulisa karya sastra dengan gaya neosensualisme. Roman-roman yang terkenal: Penari Izu, Daerah Salju, Seribu Burung Bangau, dan Suara Gunung. Review : Memba...

Review Buku, Kobie Tigabelas Tahun, karya Candid F Ransom

Image
Salah satu buku yang sangat menarik untuk dibeli bagi saya adalah buku bekas, bahkan saya pernah menemukan buku Makam Bunga Mawar, cerita silat yang sebenarnya bukan generasi saya, dengan penulisan, “u” masih “oe”, dan “j”, masih “dj”, lembarannya telah sobek-sobek, dan susah dibaca, dan tentu saja akhirnya tak saya baca. Ketika melihat buku Kobie Tigabelas Tahun yang kusam, dan diterbitkan tahun 1992, saya langsung mengambilnya. Waktu itu saya memang tidak peduli apakah itu buku remaja atau bukan, yang penting bagi saya, apakah diterbitkan di bawah tahun 2000, atau di atasnya. Buku Kobie Duabelas Tahun ditulis oleh Candid F. Ransom, judul aslinya: Thirteen. Buku yang saya baca ini merupakan terjemahan Indonesia, diterbitkan Gramedia. Kesan pertama melihat buku ini, ah paling sama dengan buku-buku remaja pada umumnya tentang cinta-cintaan. Ternyata, ada perbedaan yang cukup mencolok, buku ini fokus pada Kobie, sebagai contoh anak berusia 13 tahun pada tahun sembilanpuluhan ...

Review Novel Scarlet Letter, karya Nathaniel Hawthorne

Image
Judul  : Scarlet Letter Penulis  : Nathaniel Hawthorne Alih Bahasa   : Olenka Munif Penerbit   : Narasi Penyunting   : Windy Afianti Sampul   : Acho Makkawaru (Karezona Design) ISBN  : 979-97564-32-0 Cetakan I   : Agustus 2004 Sinopsis  : Novel klasik ini bertutur tentang seorang warnita yang menjadi korban kejamnya sanksi sosial dalam struktur masyarakat puritan yang hipokrit. Hester Prynne, istri seorang dari keluarga terpandang, meninggalkan Eropa berlayar menuju Benua Baru, Amerika. Dia berangkat duluan, suaminya menyusul belakangan. Setelah dua tahun tinggal seorang diri di Boston, suami Hester tak kunjung datang. Terjadilah tragedi itu: Hester menemukan cinta sejatinya, hingga melahirkan Pearl, seorang bayi hasil hubungan gelapnya. Karena tutup mulut tentang siapa ayah Pearl, masyarakat menjatuhkan sanksi sosial berupa. “huruf scarlet” (scarlet letter) sebuah tanda bagi pezina. Namun hukuman yang lebih ber...

Buku Bukan Pasar Malam Sempat Dilarang Beredar

Image
Bukan Pasar Malam Berbeda dengan buku Bumi Manusia, buku Bukan Pasar malam karya Pramodeya Ananta Toer ini terkesan kurang menarik, karena sangat tipis, hanya 104 halaman. Saya kira ini buku kumpulan cerita pendek, ternyata novel. Buku yang saya baca ini diterbitkan oleh Lentera Dipantara, cetakan ke 6, pada bulan Mei tahun 2007. Menurut catatan yang ada di buku, novel bukan pasar malam ini pernah dilarang pada tanggal 30 November 1965, dan sebelumnya pernah diterbitan beberapa kali oleh: 1. Balai Pustaka, 1951, cetakan pertama sampai dengan 1959 cetakan kedua, untuk edisi bahasa Indoensia. 2. Yayasan kebudayaan Sadar, cetakan ke 3, tahun 1964, untuk edisi bahasa Indonesia. 3. Journal Indonesia no 15, April 1973, edisi Amerika dnegan judul It’s not All Night Fair. 4. Abbas Bandung, tahun 1976 untuk edisi Malaysia. 5. Horleman, pada tahun 1993, untuk edisi Jerman dengan judul, Mensch Fur Mensch. 6. De Geus, pada tahun 1998 untu...